ThiagoAlcantara.com

Thiago Alcantara Official Fansite

Kisah perjalanan Karir Sukses Thiago Alcântara

ThiagoAlcantara.com

profil perjalanan Thiago Alcântara

Profil perjalanan Thiago AlcântaraThiago Alcântara lahir dengan nama Thiago Alcantara do Nascimento d’Italia pada tanggal 11 April 1991, kedua orang tuanya adalah orang Brazil dan berlatar belakang olahraga. ibunya seorang atlet pemain bola voli putri profesional sedangkan ayahnya adalah pemenang Piala Dunia 1994, Mazinho.

Awal Memulai Karir Thiago

Perjalanan karir Thiago menjadi pesepak bola menjadi cerita yang menarik. Thiago mulai tertarik dengan olahraga sepak bola sejak kecil dan masih berusia 5 tahun. Meskipun ayahnya merupakan seorang tokoh terkenal dalam dunia sepak bola, dirinya tidak ingin memanfaatkan ketenaran ayahnya sebagai jalan mudahnya masuk ke tim nasional pada masa itu. Thiago anak yang mandiri dan pantang menyerah, membuat Ia berhasil masuk tim tanpa bantuan sang Ayah.

Thiago memulai karirnya dari tingkat rendah Flamengo di Brasil, kemudian pindah ke Spanyol dan mulai bergabung dengan tim Galician Yureka dinNigan. Pada tahun 2001 Thiago bergabung dengan tim Kelme Fc. Saat dirinya berusia 10 tahun ia kembali ke tim Flamengo. Kemudian pada tahun 2005 Thiago menandatangani kontrak dengan FC Barcelona. 

Menggeluti dunia sepak bola sejak bertahun-tahun, hubungan Thiago akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan Spanyol, negara yang kemudian dia pilih untuk bermain. Patokan untuk karir profesional Thiago akhirnya dimulai di Barcelona dan Thiago bergabung dengan akademi La Masia klub La Liga pada tahun selanjutnya..

Masa Kejayaan Karir Thiago Alcântara

Tugas Thiago merupakan tugas yang cukup berat, karena Thiago masuk ke tim inti. Dimana  bagi setiap pemain baru tim inti akan dilatih cukup keras dan bersikap profesional. Karir Thiago Alcântara mulai mencapai level teratas pada 2010-2011. Pada tanggal 17 Mei 2009, saat umur Thiago Alcantara 18 tahun, Thiago melakukan debutnya untuk tim utama. Thiago masuk sebagai pengganti Eidur Gudjohnsen pada menit ke-74 di RCD Mallorca untuk satu-satunya penampilannya musim ini. Barcelona, yang telah dinyatakan sebagai juara La Liga musim ini, kalah 1-2.

Pada tanggal 20 Februari 2010, setelah masuk sebagai pengganti Yaya Toure pada menit ke-76, Thiago mencetak gol pertamanya untuk Barcelona dalam kemenangan kandang 4-0 melawan Racing de Santander. Dengan teknik kontrol dengan presisi, kelincahan, dan kemampuan alami untuk memainkan permainan dengan tempo tinggi, Thiago memiliki gaya yang terbilang cocok dengan filosofi Barca yang diasuh Guardiola.

Dia  terus bermain dan lebih semangat untuk lebih meningkatkan kemampuannya. Setelahnya, mencatatkan 43 dan 36 penampilan masing-masing pada 2011-12 dan 2012-13, membantu mereka merebut kembali La Liga di musim terakhir. Thiago juga telah meningkatkan prestasi dan kemampuannya sebagai bagian dari tim Spanyol U21, mengambil peran penting saat negaranya meraih penghargaan Piala Eropa U21 berturut-turut pada tahun 2011 dan 2013.

Dia mencetak gol tendangan bebas 40 yard di final 2011 melawan Swiss dan, dua tahun kemudian, membuat hat-trick atau tendangan 3 kali berturut-turut  ketika Italia dikalahkan 4-2 dalam pertandingan. Untuk mengonfirmasi statusnya sebagai Pemain Terbaik UEFA. Thiago juga pindah pada musim panas itu. Guardiola selanjutnya melatih Bayern dan telah menjelaskan keinginannya untuk merekrut mantan pemainnya untuk Bayern, dan transfer tersebut pun terjadi pada Juli 2013.

Dia mencetak medali Bundesliga di setiap tujuh musim yang dia habiskan bersama Bayern, mendapat  piala Jerman pada 4 kesempatan, dan meraih Piala Dunia Antarklub FIFA termasuk kemenangan gol di final 2013 – ke 7  yang sebelumnya dimenangkan dengan Barcelona.

Thiago Alcântara dan Julia Vigas

Berhasil dalam karir sepak bola tidak membuat Thiago lupa urusan asmara. Pada tahun 2015, tepatnya pada tanggal 27 Juni tahun 2015, pada saat dia berumur 25 tahun. Thiago memutuskan untuk menikahi kekasihnya bernama Julia Vigas. Seorang model cantik berdarah Belanda yang ia temui setelah tiba di Bayern Munchen. Upacara pernikahan mereka dirayakan di Sant Climent de Peralta, Carolina, Spanyol. Keduanya kini telah dikaruniai seorang putra bernama Gabriel yang di prediksi akan meneruskan bakat sang ayah yaitu Thiago.

Thiago Alcântara bernomor punggung ber angka 6 yang merupakan angka keberuntungan menurutnya. Saat Tiago berusia 29 tahun ia membawa perpaduan gaya dan teknik baru, dipersiapkannya dalam mentalitas juara ke Anfield, di mana Thiago akan mengenakan jersey No. 6 kembali.

Thiago Alcântara dan Rafinha 

Ternyata anggota keluarga Thiago Sudah bukan jadi rahasia publik. Thiago Alcantara memiliki saudara yang bernama Rafinha. Mereka merupakan kakak beradik yang berbeda kewarganegaraan. Saat ini Thiago Alcantara bergabung di klub Bundesliga Jerman, Bayern Munchen. Sedangkan Rafinha berada di klub La Liga Spanyol, Barcelona. Thiago Alcantara juga memilih mendukung Timnas Spanyol dan Rafinha mengikuti jejak sang ayah yang merupakan legenda Timnas Brasil, Mazinho. Tetapi siapa sangka ternyata mereka berdua adalah sepupu dari pemain Timnas Spanyol yang memperkuat klub La Liga, Valencia bernama Rodrigo. 

Exit mobile version